7 Tips Memilih Kartu Kredit Yang Tepat Untuk Pemula

Diposting pada

Cara Memilih Kartu Kredit Yang Tepat Untuk Pemula – Jika Anda sudah mengerti dan paham betul mengenai sistem pengaturan dan konsekuensi yang ada, serta segala hal mengenai persyaratan gaji dan lainnya sudah terpenuhi, maka Anda pun dapat memilih kartu kredit sebagai sarana transaksi ketika akan berbelanja. Karena telah diketahui bahwa kartu kredit memang memiliki banyak kelebihan, seperti menimbulkan rasa nyaman dan praktis, menawarkan berbagai macam promo dan point yang sangat bermanfaat. Sehingga semakin banyak pembelian, maka akan semakin banyak pula manfaat yang bisa diraih. Kemudian menimbulkan rasa yang relatif lebih aman daripada membawa uang yang berlembar-lembar, dan lain sebagainya.

7 Tips Memilih Kartu Kredit Yang Aman Untuk Pemula 
7 Tips Memilih Kartu Kredit Yang Aman Untuk Pemula

Nah, kartu kredit ini berbeda dengan kartu debit, dimana pembuat kartu kredit meminjamkan nasabahnya uang dan bukan mengambil uang dari rekening. Beberapa organisasi kartu kredit yang ada diseluruh dunia yaitu American Express, China UnionPay, citi, Diners Club, JCB, Discover Card, Master Card, VISA. Selain lebih mengefektifkan pembayaran, penggunaan kartu kredit ini merupakan salah satu cara pembayaran non tunai yang paling menarik, karena banyak menyediakan bonus serta penawaran yang begitu menguntungkan bagi para penggunanya. Pengguna dari kartu kredit ini pun berasal dari bermacam kalangan. Mulai dari karyawan, pengusaha, pejabat, dan lain-lainnya sudah banyak yang menggunakan alternatif ini.

Kartu kredit bagi para pemula, memang akan memberikan berbagai kemudahan untuk melakukan transaksi, seperti belanja ataupun membayar tagihan. Namun jangan lupa untuk memperhatikan limit kredit yang diberikan. Karena biasanya bagi pemula tidaklah besar nominalnya, sehingga diharapkan pengguna bisa menggunakan kartu kreditnya dengan wajar dan bijak.

Apa Itu Kartu Kredit?

Penjelasan kembali mengenai kartu kredit, bahwa kartu kredit merupakan suatu kartu yang berbahan plastik dan sengaja diluncurkan oleh bank atau perusahaan yang mengelola kartu kredit tersebut, dengan tujuan memberikan hak kepada orang umum yang telah memenuhi persyaratan tertentu dan digunakan sebagai alat pembayaran secara kredit atas semua transaksi. Bagi pemegang kartu kredit sesuai nama yang tertera pada kartu, dapat membayar kembali kredit tersebut sekaligus 100%, dan dapat juga membayar dalam jumlah minimal 10% atau diantara keduanya.

Bagi pemegang kartu kredit juga diberikan kelonggaran agar dapat membayar kembali kredit tersebut dengan cara angsuran dengan tingkat atau jumlah bunga tertentu dan nilai angsuran sebesar presentasi tertentu dari saldo kredit yang telah digunakan oleh pemakai kartu kredit tersebut. Kartu kredit ini merupakan kredit tanpa jaminan sehingga sewaktu-waktu pun dapat mengalami resiko yang cukup tinggi gagal membayar. Oleh karena itu, kebanyakan bank yang telah menerbitkan kartu kredit ini menetapkan bunga kartu kredit yang cukup tinggi. Saat ini berkisar 2,95% per bulan serta ditambah dengan denda keterlambatan pembayaran cicilan yang juga besar.

Kenapa Harus Punya Kartu Kredit?

Alasan masyarakat menggunakan kartu kredit yakni supaya terasa efektif serta untuk mendapatkan potongan harga atau promo cashback saat berbelanja. Karena kartu kredit banyak menawarkan promo dan bonus-bonus yang menarik yang diberikan oleh supermarket untuk pelanggan yang menggunakan kartu kredit. Namun bagi para pemula yang berkeinginan menggunakan kartu kredit, sebaiknya sebelum mengajukan permohonan penerbitan kartu kredit, pikirkan terlebih dahulu apakah nantinya kartu kredit ini dapat membantu Anda atau malah tambah mempersulit perekonomian Anda dengan munculnya tagihan-tagihan yang ada. Di Indonesia sendiri, peminat kartu kredit sebagai transaksi non tunai semakin lama semakin melunjak.

Berdasarkan data yang di keluarkan oleh Bank Indonesia, sampai pada akhir bulan Maret 2017, jumlah kartu kredit yang sudah beredar di Indonesia mencapai 17,59 juta kartu kredit. Angka tersebut apabila dibandingkan dengan peredaran kartu kredit di tahun 2010 yang mencapai 13,57 juta kartu kredit, dalam kurun waktu 6 tahun terakhir, maka jumlah angka kartu kredit yang sudah beredar di Indonesia meningkat sekitar 30% atau 5% per tahun.

Kamu harus baca juga : Penjelasan Lengkap Perbedaan Kartu Kredit dengan Kartu Debit

Jika dilihat dari transaksi-transaksi yang dilakukan oleh pengguna kartu kredit di Indonesia, nilai transaksinya rata-rata mencapai Rp. 25 triliun per bulan. Pada tahun 2016, nilai keseluruhan transaksi yang menggunakan kartu kredit mencapai Rp. 281 triliun. Hal ini dapat disimpulkan bahwa nilai transaksi menggunakan kartu kredit meningkat sekitar 72,1% dibandingkan dengan nilai transaksi selama tahun 2010 yang mencapai sekitar Rp. 163 triliun. Sementara itu, mulai tanggal 1 juni 2017, regulator sistem pembayaran memotong bunga kartu kredit menjadi 2,25% dari angka 2,95%. Dengan adanya penurunan bunga kartu kredit tersebut, diperkirakan dapat memancing konsumen kartu kredit supaya lebih bersemangat bertransaksi dengan menggunakan kartu kredit tersebut.

Siapa saja Penyedia Layanan Kartu Kredit di Indonesia

Siapa saja Penyedia Layanan Kartu Kredit di Indonesia
Siapa saja Penyedia Layanan Kartu Kredit di Indonesia

Saat ini Indonesia sudah memiliki 24 penerbit yang memberikan layanan kartu kredit, terdiri dari 22 bank dan 2 perusahaan keuangan non bank. Berikut ini beberapa bank dan perusahaan yang memberikan layanan kartu kredit yaitu,

  • Bank ANZ Indonesia
  • Bank Bukopin
  • Bank ICB Bumiputera, Tbk
  • Bank Central Asia, Tbk
  • Bank CIMB Niaga, Tbk
  • Bank Danamon Indonesia, Tbk
  • Bank ICBC Indonesia
  • Bank Maybank Indonesia, Tbk
  • Bank Mandiri (persero), Tbk
  • Bank Mega, Tbk
  • Bank Negara Indonesia 1946
  • PAN Indonesia Bank LTD, Tbk
  • Bank Rakyat indonesia (persero), Tbk
  • Bank Permata, Tbk
  • Citi Bank 
  • The Hongkong & Shanghai Bank CORP
  • Bank OCBC NISP, Tbk
  • Standard Chartered Bank
  • Bank UOB Indonesia
  • BNI Syariah
  • Bank Sinarmas
  • AEON Credit Service
  • Bank QNB Kesawan
  • PT. Shinhan Indo Finance

Perkembangan Kartu Kredit di Indonesia

Perkembangan Kartu Kredit di Indonesia
Perkembangan Kartu Kredit di Indonesia

Di Indonesia sendiri, kartu kredit sudah dilengkapi dengan chip pengaman yang bertujuan untuk meminimalkan penyalah gunaan kartu kredit oleh beberapa orang yang tidak bertanggung jawab. Perwujudan kartu kredit sendiri yaitu meliputi, pada bagian depan terdapat Chip (berada dibagian depan sisi kartu kredit yang ditambahkan beberapa aplikasi, yang dapat mengenkripsi data sehingga data dapat dapat tersimpan dengan aman). Lalu terdapat nomor kartu yang berjumlah 16 digit angka.

Serta akan tertera nama pemegang, nama penerbit, dan masa berlakunya kartu kredit, dan terdapat pula logo jaringan kartu kredit (di Indonesia terdapat 5 jaringan yaitu Union Pay, BCA, JCB, Mastercard, dan Visa). Sedangkan pada bagian belakang kartu kredit terdapat Magnetic stripe yang dapat digunakan untuk bertransaksi di luar negeri. Terdapat pula Signature panel (tempat pembubuhan tanda tangan pemilik kartu kredit tersebut). Lalu ada pula nomor verifikasi yang berjumlah tiga digit, alamat bank penerbit kartu kredit tersebut, serta nama atau logo penerbit kartu kredit tersebut. Dalam memilih kartu kredit, tentunya kita harus paham benar tentang kartu kredit jenis apa yang akan kita pilih untuk kita gunakan.

Jenis – jenis kartu kredit yang ada di Indonesia

Berikut beberapa jenis kartu kredit yang tersedia di Indonesia.

  1. Kartu Kredit Reguler

    • Kartu Kredit Reguler, adalah kartu yang di luncurkan oleh bank atau perusahaan penerbit kartu kredit yang bisa digunakan untuk bertransaksi. Kartu kredit jenis ini terbagi menjadi beberapa kategori , seperti classic, gold, platinum, dan titanium. Dalam menentukan jenis kartu kredit yang akan kita pilih, biasanya disesuaikan dengan penghasilan pendapatan per bulan calon nasabah. Kartu kredit jenis ini juga memiliki kartu tambahan atau bisa disebut juga sebagai supplementary card yang dapat digunakan untuk anggota keluarga seperti pasangan atau anak. Kartu reguler ini biasanya memakai jaringan kartu kredit seperti Mastercard atau Visa. Contoh kartu kredit yang tergolong dalam kartu kredit reguler yaitu BNI Visa Platinum, BCA Gold Mastercard, dan lain sebagainya.
  2. Kartu Kredit Korporasi

    • Kartu Kredit Korporasi, yaitu kartu kredit yang diluncurkan oleh bank yang menyasar nasabah perusahaan atau korporat. Biasanya yang menggunakan kartu kredit jenis ini yaitu para eksekutif suatu perusahaan sehingga dapat digunakan untuk menopang kelancaran serta aktivitasnya dalam bekerja. Kartu kredit ini memiliki limit yang cukup besar. Contoh kartu kredit yang tergolong dalam kartu kredit jenis ini yaitu CIMB Niaga Corporate Card, Mandiri Corporate Card, dan sebagainya.
  3. Kartu Kredit Affinity

    • Kartu Kredit Affinity, Kartu kredit ini adalah salah satu produk kartu kredit yang diluncurkan sebagai hasil kerjasama antara bank penerbit dengan berbagai organisasi atau institusi. Kartu kredit affinity ini memiliki desain dan logo yang dibuat khusus sehingga terlihat eksklusif. Biasanya peluncuran kartu kredit jenis ini juga dalam rangka kampanye tertentu, sehingga munculnya kartu kredit ini memungkinkan nasabahnya dapat berkontribusi terhadap kampanye tertentu. Di Indonesia, Bank BNI termasuk salah satu bank yang paling sering meluncurkan kartu kredit affinity. Yaitu contohnya BNI – UI Card yang merupakan kerjasama antara BNI dengan Universitas Indonesia, lalu terdapat pula BNI Kagama Card yang merupakan hasil kerjasama antara BNI dengan alumni Gadjah Mada Kagama.
  4. Kartu Kredit Co-Branding

    • Kartu Kredit Co-Branding, merupakan kartu kredit yang diluncurkan sebagai hasil kerjasama antara dua brand, seperti kerjasama antara bank penerbit dengan institusi atau merek lain. Misalnya dengan supermarket, maskapai penerbangan, dan sebagai. Dan tentu saja pemilik kartu kredit jenis ini dapat menikmati promo yang disediakan khusus untuk nasabah oleh institusi – institusi yang telah diajak kerjasama oleh bank penerbit. Contoh kartu kredit co-branding yaitu Mandiri Hypermart Card, Permata Hero Card, Garuda-BNI Visa Platinum Card.
  5. Kartu Kredit Private Label

    • Kartu Kredit Private Label, kartu kredit jenis ini merupakan kartu kredit yang diluncurkan oleh bank penerbit itu sendiri tanpa adanya kerjasama dengan jaringan – jaringan yang ada. Pada umumnya kartu kredit jenis ini memiliki iuran tahunan yang lebih murah. Dengan fitur – fitur yang tak kalah lengkap dengan kartu kredit reguler. Contoh kartu kredit private label yaitu BCA Everyday Card.
BCA Everyday Card
BCA Everyday Card

7 Tips memilih Kartu Kredit Yang Tepat Untuk Pemula

Tips memilih Kartu Kredit
Tips memilih Kartu Kredit

Sebagai pemula tentu banyak pertanyaan yang akan mereka ajukan, sebab mereka belum mengerti betul tentang kartu kredit, dan jenis kartu kredit apa yang cocok untuk dirinya. Dalam memilih kartu kredit, selain disesuaikan dengan pendapatan per bulannya, Anda juga perlu memperhatikan kelebihan dan kekurangan kartu kredit yang ingin Anda miliki sebelum Anda memutuskan untuk memilikinya. Karena itu sangat berpengaruh untuk anda sebagai pemilik kartu kredit agar tidak adanya ketidakjelasan dalam sistem – sistem yang ada pada layanan kartu kredit yang anda pilih. Berikut merupakan 7 Tips dalam memilih kartu kredit yang tepat untuk para pemula, diantaranya : 

  1. Memilih Kartu Kredit Yang Memberikan Keuntungan Untuk Kamu

    • Tips memilih kartu kredit untuk pemula yang pertama yaitu pilihlah kartu yang didalamnya memiliki fasilitas – fasilitas atau keuntungan terbaik untuk Anda. Beberapa keuntungan tersebut yaitu seperti bunga yang rendah, tidak memiliki biaya tahunan, adanya promo suku bunga, tidak memiliki biaya Service bank, bonus perjalanan melalui jalur udara, adanya point reward yang nantinya dapat ditukarkan dengan berbagai macam promo, dan lain sebagainya.
  2. Pahami Persyratan Bank Penerbit Kartu Kredit

    • Tips yang kedua yaitu sebelum Anda memutuskan untuk memiliki kartu kredit yang ingin Anda miliki, pastikan syarat dan ketentuan yang berlaku jika terdapat penawaran promosi suku bunga dari bank. Sebelumnya cek terlebih dahulu kapan promo tersebut akan berakhir. Karena sering ditemukan bank penerbit yang menawarkan promo bunga yang rendah hanya pada awal penggunaan saja, selebihnya mungkin akan dinaikkan angka bunga nya oleh bank penerbit.
  3. Cek Apakah Ada Biaya Tambahan Tersembunyi

    • Tips ketiga cara memilih kartu kredit yang tepat yaitu pastikan juga didalam kartu kredit yang akan Anda pilih, apakah ada biaya tambahan atau tidak. Karena ada beberapa bank yang memiliki biaya tambahan, biaya-biaya tambahan tersebut seperti iuran tahunan, biaya Service, biaya overlimit, biaya aplikasi, biaya untuk keterlambatan pembayaran, dan lain sebagainya. Maka sebelum memutuskan untuk memiliki kartu kredit, bandingkan dulu biaya – biaya tambahan tersebut dengan kartu kredit penerbit lain.
  4. Cek Suku Bunga Kartu Kredit

    • Tips keempat untuk memilih kartu kredit bagi pemula yaitu jangan lupa untuk mengecek suku bunga kartu kredit. Dari berbagai jenis bank yang menerbitkan kartu kredit, berbeda-beda dalam hal penetapan perhitungan suku bunga. Ada bank yang menggunakan bunga mulai saat tanggal penggunaan. Adapun beberapa bank lain yang menggunakan bunga mulai tanggal pembayaran tagihan. Namun pastinya, jika Anda tidak ingin dikenakan tambahan bunga, bayarlah seluruh tagihan Anda dan usahakan membayar dengan tepat waktu agar tidak mendapatkan biaya tambahan pembayaran keterlambatan.
  5. cek Pembayaran Standar Bulanan Pada Kartu Kredit

    • Tips yang kelima yaitu cek juga pembayaran standar bulanan pada kartu kredit. Karena ada beberapa bank yang menerbitkan kartu kreditnya dengan menetapkan pembayaran standar bulanannya setiap dua minggu. Lalu Anda juga perlu menanyakan kepada pihak bank, apakah nasabah nantinya akan terkena penalti apabila kartu kredit tersebut tidak digunakan.
  6. Memilih Proses Pengajuan Kartu Kredit Yang Mudah

    • Tips memilih kartu kredit yang keenam yaitu pilihlah proses pengajuan yang mudah. Dalam mengajukan kartu kredit, terdapat tiga cara, yaitu mengajukan kartu kredit dengan surat, lalu dengan telepon, dan yang terakhir dengan internet. Pilihlah cara pengajuan yang menurut Anda sesuai dengan Anda maupun kesibukan Anda, dan pilihlah yang mana yang kamu anggap paling efektif untuk dilakukan.
  7. Lihat  Petunjuk Cara Mengaktifkan Kartu Kredit

    • Tips memilih kartu kredit yang terakhir yaitu dalam hal mengaktifkan kartu kredit. Sebelum akan mengaktifkan kartu kredit, sebaiknya lihatlah terlebih dahulu petunjuk cara mengaktifkan kartu kredit tersebut lalu ikutilah petunjuk-petunjuk tersebut. Pengaktifan kartu kredit biasanya hanya bisa dilakukan dengan telepon rumah. Jangan lupa untuk membubuhkan tanda tangan Anda pada bagian belakang kartu kredit tersebut.

Dengan menggunakan kartu kredit dapat memudahkan Anda dalam melakukan transaksi belanja, apalagi dengan jaman yang sudah sangat maju dengan teknologi yang ada, aplikasi belanja online pun semakin bertambah. Tidak hanya wanita, tetapi mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, pria dan wanita tertarik pada aplikasi belanja online. Dengan adanya kartu kredit ini, Pembayaran untuk belanja online menjadi lebih mudah.

Panduan Lengkap Cara Membuat Kartu Kredit Bagi Pemula:

Namun yang harus diperhatikan juga,  jangan sampai kartu kredit yang seharusnya membantu kita  malah menjadi terbalik dengan memberikan kita kesulitan seperti tagihan-tagihan kartu kredit akibat penggunaan kartu kredit yang tidak wajar, dan tidak sesuai dengan cara pemakaian. Sekian beberapa penjelasan diatas, diharapkan dengan adanya penjelasan mengenai 7 tips memilih kartu kredit yang aman untuk pemula ini, dapat berguna bagi Anda. Hal ini juga dapat menjadi referensi Anda yang sedang mencari info mengenai hal diatas. Semoga bermanfaat.

7 Tips Memilih Kartu Kredit Yang Tepat Untuk Pemula
5 (100%) 2 votes
Gambar Gravatar
Ulasanbisnis.com merupakan website yang membahas seputar dunia usaha, trend bisnis, solusi keuangan, perbankan, kartu kredit, asuransi dan lainnya.